Startup

BRI Ventures Mengajak Perusahaan Modal Ventura Dalam Negeri Kolaborasi Mendanai Startup Lokal

ACN Media – BRI Ventures ingin membentuk ekosistem perusahaan modal ventura dalam negeri, oleh karena itu BRI Ventures membuka peluang kerjasama dengan perusahaan modal ventura Indonesia untuk berinvestasi pada startup dalam negeri.

CEO BRI Ventures, Nicko Widjaja dalam wawancara dengan BeritaSatu TV menjelaskan, selama ini publik mungkin tidak familiar terhadap modal ventura asal Indonesia karena media dan cenderung fokus terhadap perkembangan startup berstatus unicorn. Padahal, proses pendanaan modal ventura kepada startup tidak datang secara tiba-tiba.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Nicko, unicorn yang ada di Indonesia sekarang sudah mengalami putaran pendanaan seri F atau G. Untuk mencapai ke putaran pendanaan tersebut, dari tahap awal setidaknya membutuhkan waktu sekitar lima hingga enam tahun.

Secara industri, periode pendanaan start-up oleh modal ventura terjadi dalam dua babak. Pertama adalah periode 2010-2020, yang dimulai saat banyak perusahaan jual beli online atau ecommerce bermunculan.  Di awal periode ini, karakter modal ventura terlihat pada ketertarikan berinvestasi di sektor yang belum banyak dilakukan investor umum.

Hal yang disayangkan adalah, startup yang bermunculan pada periode pertama kemudian bertransformasi menjadi unicorn di Indonesia lebih banyak didanai oleh modal ventura asing. Di Asia Tenggara, saat ini setidaknya ada 11 startup berstatus unicorn. Dari jumlah tersebut, sebanyak enam unicorn berasal dari Indonesia.

BRI Ventures sebelumnya pernah menjalin co-investment dengan modal ventura bentukan Bank Mandiri, yakni Mandiri Capital Indonesia, dan modal ventura milik PT Telekom, MDI Ventures.

About the author

acnmedia

Media Online, Informasi Seputar Startup & Teknologi, Bisnis, Entrepreneur & Gaming

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks