Startup

Didirikan Tahun 2021, Startup Quick Commerce Bananas Sudah Kumpulkan Total Pendanaan USD 1,5 Juta

ACN Media – Startup quick commerce, Bananas, mengumumkan telah menerima pendanaan awal sebesar US$ 1 juta dari investor yang dipimpin oleh East Ventures. Turut berpartisipasi juga dari SMDV, ARISE, MDI Ventures dan beberapa angel investor.

Baca juga: Juara Dunia Formula Satu Lewis Hamilton Jadi Investor Startup Aplikasi Belanja Zapp

Co-founder dan CEO Bananas, Mario Gaw, pada keterangannya mengatakan, “Kami senang menerima pendanaan ini. Modal ini akan mempercepat misi kami untuk merevolusi pengalaman berbelanja bahan makanan di pasar.

Dalam pengumumannya Bananas juga menyebutkan bahwa mereka telah diterima dalam inkubator startup, YCombinator Winter 2022. Dengan ikut serta dalam YCombinator Winter 2022, Bananas juga berhak menerima investasi sebesar US$ 500.000. Total US$ 1,5 juta (sekitar Rp 21,5 miliar) didapatkan Bananas dalam pendanaan tahap awal ini.

Didirikan pada akhir tahun 2021, Bananas bertujuan untuk menjembatani pasar dengan masa depan belanja bahan makanan. Pelanggan dapat berbelanja barang kebutuhan sehari-hari, membayar, dan menunggu pesanan sampai dalam waktu rata-rata 10 menit melalui aplikasi seluler Bananas.

Bananas juga membangun hub mikro berbasis teknologi, bernama “dark stores”, di dekat area banyak pemukiman untuk mengantarkan bahan makanan secara instan.

“Kami percaya solusi teknologi kami akan memberikan kemudahan dan mengurangi kesulitan berbelanja bahan makanan, sehingga pelanggan memiliki lebih banyak waktu bersama orang-orang terkasih,” ujar Co-founder dan CTO Bananas Kristian Sinaulan.

Sebagai informasi, Mario dan Kristian adalah sepasang mantan karyawan awal Lazada Indonesia dengan latar belakang yang kuat di bidang e-commerce, logistik, manajemen gudang, dan ritel. Bersama dengan 20 anggota tim Bananas saat ini, mereka memiliki pengalaman luas dalam startup teknologi dan membangun platform e-commerce.

Baca juga: Sirclo Akuisisi Warung Pintar

Dari pendanaan ini, Bananas berencana akan mengunakannya untuk mengembangkan tim, terutama untuk mendukung operasional dari produk, dark stores, inventory, hingga customer service. Bananas menargetkan untuk membangun setidaknya 50 dark stores di Jakarta dan kota-kota tier-1 lainnya di Indonesia dalam waktu dekat.

Tags

About the author

Eric Kaeng

Founder and CEO of @asemcreativenetwork dan acnmedia.id, explore the latest tech, startups and business in South East Asia.

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks