Internasional

East Venture Pimpin Pendanaan Ke Smarter Health Startup Kesehatan Asal Singapura Senilai S$ 5,15 Juta

Tim Smarter Health Singapura, Malaysia, dan Indonesia

ACN Media – Smarter Health, startup kesehatan asal Singapura mengumumkan pendanaan seri A oleh investor yang dipimpin oleh East Ventures. Investor strategis lain yang berpartisipasi yakni Orbit Malaysia, Citrine Capital, HMI Group, dan Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Jumlah pendanaan seri A ini disebutkan senilai S$ 5,15 juta atau sekitar Rp 54 miliar.

Perkembangan teknologi telah mendorong efisiensi operasional yang lebih besar, efektif, dan meningkatkan pengamanan pelanggan. Smarter Health memfasilitasi pertukaran data yang aman antara perusahaan asuransi, penyedia layanan kesehatan, dan pasien. Hal ini memungkinkan penggunaan data untuk memandu pengambilan keputusan bagi pasien, serta meningkatkan akurasi dan kecepatan pemrosesan klaim.

Smarter Health berencana menggunakan dana tersebut untuk pengembangan produk dan perluasan pasar di Asia Tenggara. Setelah mencapai traction yang diklaim menjanjikan di Singapura, Malaysia, Indonesia, startup ini ingin meningkatkan dan memperluas pasar.

CEO Smarter Health, Liaw Yit Ming dalam keterangan resmi, mengatakan angat senang dapat bermitra dengan East Ventures dan investor strategis lainnya untuk mewujudkan visi kami menjadi layanan kesehatan ‘Mudah diakses, Terjangkau, dan Akuntabel’. Kami berharap dapat berkolaborasi dengan lebih banyak perusahaan asuransi, penyedia layanan kesehatan, dan dokter untuk mencapai visi ini,”

Co-Founder & Managing Partner East Ventures, Willson Cuaca menambahkan, “pandemi Covid-19 telah memaksa perusahaan asuransi dan penyedia layanan kesehatan untuk mempertimbangkan dan menyusun ulang strategi operasi mereka dengan mempercepat transformasi digital. Smarter Health hadir untuk membuat kesehatan dapat diakses, terjangkau, dan akuntabel dengan menyediakan platform yang dapat dioperasikan dengan AI”.

Salah satu solusi Smarter Health yang bisa diakses di Indonesia adalah layanan Pendapat Medis Kedua (Second Medical Opinion), yang memungkinkan pasien mendapatkan tinjauan lengkap tentang kondisi medis mereka dari jaringan kolaboratif dokter spesialis yang dikuratori oleh Smarther Health dengan cermat.

Pasien Indonesia akan dijadwalkan untuk sesi telekonsultasi selama 20 menit dan menerima laporan medis tertulis dari dokter spesialis terpilih dalam waktu lima hari kerja setelah sesi konsultasi.

About the author

acnmedia

Media Online, Informasi Seputar Startup & Teknologi, Bisnis, Entrepreneur & Gaming

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks