Teknologi

Fairphone, Smartphone Ramah Linkungan

ACN Media – Sulit untuk tidak terpesona oleh smartphone yang dilengkapi obeng di dalam kotak, terutama jika ukurannya mungil. Obeng kecil ini adalah indikasi penting yang Anda dapatkan dengan perangkat terbaru dari produsen ponsel cerdas berkelanjutan Fairphone.

Baca juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Presensi Pintar Untuk Digunakan di Sekolah

Faktanya, itulah satu-satunya aksesori yang Anda dapatkan dengan ponsel. Tidak ada kabel USB, tidak ada pengisi daya dinding, dan pastinya tidak ada earbud di dalam kotak.

Sebagai informasi, ponsel ini dirancang agar pemiliknya dapat memperbaiki sendiiri bila terjadi kerusakan. Fairphone, menawarkan pengguna ponsel buatannya untuk meng-upgrade komponen hardware tanpa harus membeli ponsel baru.

Kemampuan mengganti komponen ini disebabkan oleh desain modular yang diadopsi smartphone buatan Fairphone. Dengan desain ini, komponen seperti kamera, baterai, atau layar, dapat diganti dengan mudah satu per satu.

Dengan adanya opsi penggantian, hal ini tentunya membuat pengguna Fairphone dapat meminimalisasi pengeluaran biaya dengan tidak harus membeli ponsel baru. Sayangnya sampai saat ini Fairphone baru tersedia untuk pasar Eropa saja.

Fairphone dibuat dengan membangun pemahaman untuk menciptakan ponsel cerdas yang lebih berkelanjutan. Pemilik smartphone ini mendapatkan keuntungan dengan hasil produk yang tahan lama, müdah diperbaiki, dan tidak terlalu banyak menghasilkan limbah.

“kami mendemonstrasikan kemungkinan tak terbatas untuk masa depan yang lebih adil – untuk semua orang”, demikian kutipan dalam website Fairphone.

Dibuat dari material yang bertanggung jawab hingga advokasi untuk kesejahteraan pekerja, Fairphone membagikan semua hasil kami dengan bebas dan menetapkan standar baru untuk seluruh industri.

Baca juga: Jenis Baterai Mobil Listrik Yang Dapat Diisi Dalam Lima Menit Diluncurkan di Cina

Sebagai informasi, ponsel dengan desain modular bukanlah hal baru. Google adalah salah satu perusahaan yang turut mengembangkan ponsel modular lewat Project Ara buatannya. Namun, project tersebut kemudian dibatalkan karena sejumlah alasan.

About the author

Eric Kaeng

Founder and CEO of @asemcreativenetwork dan acnmedia.id, explore the latest tech, startups and business in South East Asia.

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks