Teknologi

Gigafactory Tesla Akan Dibangun Di Tiongkok

ACN Media, Jakarta – Tesla akan mulai membangun Gigafactory 3, fasilitas manufaktur kendaraan listrik yang baru di Shanghai. Disebutkan, Tesla telah membeli sebuah area seluas 210 hektare di Shanghai, Tiongkok. Lahan tersebut akan digunakan untuk membangun pabrik baterai dan mobil kedua.

Pemerintah Tiongkok menyetujui pabrikan otomotif Tesla Inc. untuk mulai berproduksi di negaranya. Hal ini ditandai dengan terbitnya izin dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi.

Kepala Automotive Foresight Yale Zhang menuturkan izin ini merupakan lampu hijau bagi perusahaan untuk memulai produksi di Tiongkok.

Kesepakatan ini dibuat setelah beberapa hari sebelumnya Tesla menaikkan harga jual sebesar 20% untuk pasar Tiongkok.

Tesla mengatakan mereka mengharapkan pembangunan akan dimulai “dalam waktu dekat, setelah kami mendapatkan semua persetujuan dan izin yang diperlukan”. Setelah perizinan rampung, butuh waktu dua tahun membangun pabrik dan tiga tahun tambahan agar kapasitas produksi pabrik bisa mencapai 5.000 mobil listrik per tahun.

Tesla berencana memproduksi setidaknya 1.000 Model 3s per minggu dari pabriknya di Shanghai hingga akhir tahun ini karena perusahaan bermaksud untuk mengenjot penjualannya di Tiongkok dan menghindari tingginya tarif impor yang dikenakan Tiongkok terhadap mobil produksi AS.

Dengan menempatkan pabrik di sana akan memungkinkan Tesla sepenuhnya memiliki pabrik sambil menghindari beberapa tarif impor. Tarif impor ini dapat meningkat sebagai akibat dari sengketa tarif yang sedang berlangsung antara administrasi Trump dengan Tiongkok.

Dengan dibukanya pabrik di Tiongkok, Tesla menjadi pabrik mobil asing pertama di China dan sekaligus menandai keterbukaan pasar China terhadap mobil asing.

About the author

acnmedia

Media Online, Informasi Seputar Startup & Teknologi, Bisnis, Entrepreneur & Gaming

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks