Startup

Hingga Kuartal III 2020 Total Pendanaan Startup Indonesia Mencapai Rp 26,6 Triliun

ACN Media – Pandemi di sepanjang tahun 2020 ternyata tidak menyurutkan perusahaan venture capital untuk berinvestasi pada perusahaan rintisan (startup) tanah air. Menurut data AMVESINDO (Asosiasi Modal Ventura Startup Indonesia), hingga kuartal III 2020, sudah ada sekitar Rp 26,6 triliun (setara 1,9 miliar dolar AS) dana yang mengucur untuk startup di Indonesia.

Baca juga: Indonesia Peringkat ke 5 Jumlah Startup Terbanyak di Dunia

Menurut data tersebut startup Indonesia telah mendapatkan pendanaan melalui 52 putaran pendanaan hingga Q3 2020 – tepat ketika pandemi COVID-19 memuncak di Asia Tenggara dan banyak tempat lainnya. di dunia. Wakil Ketua 1 AMVESINDO, William Gozali mengatakan, jumlah transaksi itu mengalir ke 52 perusahaan rintisan.

Startup yang berhasil menerima pendanaan dalam berbagai putaran adalah startup di tiga vertikal bisnis, yaitu Fintech, Edutech, dan SaaS (Software as a systems) yang masing-masing menerima enam transaksi. Dari perusahaan yang telah membuat pengumuman putaran pendanaan yang signifikan dalam periode ini, rantai F&B Kopi Kenangan menduduki puncak daftar dengan pendanaan US$ 109 juta.

Selain Kopi Kenangan, ada pula Kargo Technologies yang menghimpun US$ 31 juta, GudangAda senilai US$ 25,4 juta, Investree US$ 23,5 juta, Koinworks US$ 20 juta, dan Shipper US$ 20 juta.

Sebagai bagian penting dari ekosistem startup Indonesia, industri VC di tanah air mengalami pertumbuhan aset yang pesat dalam tiga tahun terakhir dari 2018 hingga 2020. Menurut penelitian, hingga 31 Desember 2019, pertumbuhan aset industri VC lokal mencapai Rp19 triliun (US$1,3 miliar), tumbuh 58,72 persen dari periode yang sama pada 2019.

Menurut Amvesinso, tantangan yang tersisa yang terus dihadapi industri ini hingga saat ini mencakup instrumen bagi hasil dan pendapatan dari perusahaan portofolio perusahaan VC.

Baca juga: Microsoft dan Bukalapak Jalin Kesepakatan Investasi Senilai USD 100 juta

Sejalan dengan pertumbuhan industri VC, industri keuangan mikro di Indonesia juga mengalami pertumbuhan. Asosiasi memuji kemajuan ini, terutama mengingat dampak sosial yang dapat ditimbulkan oleh pembiayaan mikro terhadap ekosistem keuangan di tanah air, terutama dalam aspek inklusi keuangan.

About the author

acnmedia

Media Online, Informasi Seputar Startup & Teknologi, Bisnis, Entrepreneur & Gaming

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks