Entrepreneur

Jumlah perusahaan baru diproyeksikan akan tumbuh 20-30 persen tahun ini

Acnmedia.id – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) telah memproyeksikan pertumbuhan startup 20-30 persen di Indonesia karena mereka didukung oleh permintaan tinggi untuk solusi digital dalam bisnis, industri, birokrasi dan di sektor lain.

“Banyak masalah memerlukan solusi digital yang dapat ditawarkan oleh start up. Penetrasi internet di Indonesia juga tinggi, ”kata Direktur Akses non-perbankan Syaifullah Agam, Senin, seperti dikutip oleh kontan.co.id.

Pertumbuhan tinggi start up juga didukung oleh populasi berpenghasilan menengah yang besar di Indonesia, yang diproyeksikan mencapai 140 juta pada tahun 2020. Start up Indonesia yang telah dikategorikan sebagai unicorn adalah Tokopedia, Bukalapak, Go-Jek dan Traveloka. Aplikasi naik wahana Go-Jek telah memperoleh status dekakorn.

Syaifullah mengatakan banyaknya orang usia produktif membuka peluang untuk menciptakan lebih banyak perusahaan baru, tambahnya.

Namun, ia mengatakan banyak perusahaan baru gagal berkembang karena berbagai faktor, termasuk kurangnya keahlian manajerial, masalah keuangan dan faktor teknis lainnya.

Dia mengatakan kurangnya dukungan pendanaan sering disalahkan atas kegagalan start-up, meskipun ada potensi untuk menggunakan modal ventura.

“Tetapi pemerintah belum memberikan fasilitas yang cukup untuk membantu pertumbuhan modal ventura,” kata Syaiful, menambahkan bahwa ia percaya modal ventura adalah solusi yang baik untuk pembiayaan awal.

Dia menambahkan bahwa pembiayaan awal saat ini mengandalkan modal dari individu atau dana internal.

“Jika pembiayaan difasilitasi oleh pemerintah, perusahaan baru akan berkembang lebih progresif,” tambah Syaiful. (bbn)

About the author

acnmedia

Media Online, Informasi Seputar Startup & Teknologi, Bisnis, Entrepreneur & Gaming

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks