Startup

KaryaKarsa Akan Menerima Investasi Dari Program Accelerating Asia

ACN Media – Accelerating Asia, akselerator startup dan perusahaan modal ventura, secara resmi membuka cohort ketiga untuk startup tahap awal terbaik dari program akselerator unggulan mereka.

Co-Founder Accelerating Asia, Craig Dixon mengatakan untuk cohort 3, pihaknya telah mengevaluasi dan menerima 450 pendaftaran dari 25 negara dan memilih perusahaan-perusahaan untuk bergabung dengan tingkat penerimaan kurang dari 2% untuk program ini. Cohort 3 berpusat di program virtual 100 hari yang terus menekankan dan fokus kepada pertumbuhan startup, kesiapan bisnis dan penggalangan modal.

Baca juga:
Tren Teknologi Fintech Yang Mempengaruhi Masa Depan

Dengan rekam jejak pasar geografis yang luas di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan, startup-startup itu telah secara kolektif menggalang lebih dari SGD 2,6 juta (setara dengan Rp 28 miliar) sebelum bergabung. Startup-startup tersebut menyelesaikan berbagai masalah yang ada di berbagai sektor industri B2B, B2C dan B2G, yang meliputi energi, transportasi, kesehatan, dan cleantech, yang menambah keberagaman dan kedalaman dari portofolio perusahaan Accelerating Asia.

Setiap perusahaan akan menerima investasi awal sebesar SGD 50 ribu dari Accelerating Asia sedangkan mereka yang berkinerja baik menerima hingga SGD 150 ribu setelah menyelesaikan program.

Salah satu asal startup Indonesia yang terpilih dalam program tahun ini adalah KaryaKarsa yang memiliki lebih dari 7.000 kreator konten di platform mereka dengan tingkat pemasukan lebih dari USD 200 ribu dari para kreator sejak Oktober 2019.

Baca Juga :  HOOQ Resmi Undur Diri 30 April 2020

“Cohort kali ini merupakan cohort yang paling bertalenta dan terampil dalam hal traksi bisnis dan potensi mereka sebagai katalisator untuk perubahan positif di dalam lanskap pasca pandemi yang berubah cepat,” kata Dixon.

“Kami telah memperluas rekam jejak geografis kami ke India dan memperkuat kembali kehadiran kami di Indonesia lewat upaya-upaya rekrutmen kami untuk cohort ini, talenta dari startup-startup kami ditempatkan dengan baik untuk memberikan keuntungan kepada para investor.  Kami yakin mereka bisa menjadi bagian dari solusi untuk mengatasi masalah-masalah yang lebih besar di dunia pasca COVID-19 ini,” kata Dixon.

Accelerating Asia saat ini juga sedang mendekati penutupan akhir pendanaan dan terus menandatangani kemitraan dengan para mitra terbatas (Limited Partner/LP) untuk akses awal dan eksklusif untuk startup mereka, menyediakan alur kesepakatan yang berkualitas, hak-hak prorata dan opsi pertama untuk investasi.  Dalam empat pekan pertama sejak bergabung ke dalam program, startup-startup cohort 3 telah menerima lebih dari SGD 1,2 juta dalam bentuk komitmen awal dari investor yang ada dan juga angel investor yang merupakan mitra Accelerating Asia.

Baca juga:
Ulang Tahun Pertama ChatAja Targetkan 2 Juta Pengguna

Sejak diluncurkan pada 2018, Accelerating Asia telah tumbuh menjadi komunitas lebih dari 48 pengusaha dan 28 startup, tersebar di Asia dengan 40 persen diantaranya merupakan perusahaan yang dipimpin oleh atau didirikan bersama dengan perempuan. Mereka bekerja bersama sejumlah jaringan angel investor regional seperti Angel Hub, ANGIN dan Angel Central juga dengan investor institusional terkemuka, termasuk Cocoon Capital, Monks Hill Ventures dan Golden Gate Ventures.

Cohort 3 Accelerating Asia diluncurkan pada Agustus 2020 dan akan berakhir pada November 2020 dengan sebuah Demo Day virtual.

Baca Juga :  Modalku Umumkan Peroleh Pendanaan Seri C Sebesar USS 40 Juta

About the author

acnmedia

Media Online, Informasi Seputar Startup & Teknologi, Bisnis, Entrepreneur & Gaming

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks