Entrepreneur

Kobe Bryant, Mega Bintang NBA Yang Lihai Berbisnis

MALIBU, CA-AUGUST 16: Kobe Bryant and Jeff Stibel pose for a portrait at Dun & Bradstreet on August 16, 2016 in Malibu, California. (Photo by Andrew D. Bernstein/Bernstein Associates, Inc.

ACN Media, Jakarta – Jagat olahraga dunia gempar setelah berita kecelakaan helikopter di Calabasas (26/01/2020), diketahui menelan 9 korban jiwa termasuk Mega bintang bola basket Kobe Bryant dan putri keduanya Giana Maria Onore.

Kabar meninggalnya Kobe Bryant memberikan duka yang mendalam bagi penggemar bintang basket setelah era Michael Jordan. Kobe Bryant tercatat sebagai pemegang 5 cincin juara NBA bersama LA Lakers, terpilih masuk tim All Star sebanyak 18 kali, anggota All-NBA Team sebanyak 15 kali, anggota All-Defensive Team sebanyak 12 kali dan meraih gelar NBA’s Most Valuable Player (MVP) pada tahun 2008. Kobe juga meraih 2 medali emas olimpiade di Beijing 2008 dan London 2012.

Sosok yang juga dikenal sebagai The Black Mamba ini tidak hanya sukses dalam dunia olahraga, ia juga sukses berbisnis. Kobe mulai berinvestasi sebelum pensiun dari NBA tahun 2016.

Seperti dikutip dari Forbes, salah satu bisnis Kobe yang paling spektakuler adalah minuman kebugaran BodyArmor. Kobe pada 2014 menginvestasikan uang sebesar US$ 6 juta (Rp 84 miliar), berselang empat tahun perusahaan minuman saingan Gatorade itu dilirik oleh Coca-Cola. Tak lama, Coca-Cola pun sepakat membeli mayoritas saham BodyArmor sehingga nilai investasi Kobe pun melambung hingga US$ 200 juta.

Perusahaan lain yang didirikan Kobe Bryant adalah perusahaan modal ventura bernama Bryant Stibel. Perusahaan ini dimulai tahun 2013 bersama dengan pendiri Web.com, Jeff Stibel. Aset perusahaan tersebut kini memiliki aset lebih dari US$ 2 miliar, yang berinvestasi ke puluhan perusahaan teknologi, media, dan data.

Bryant Stibel mengklaim setidaknya memiliki 10 investasi yang sukses, termasuk di Dell dan Alibaba. Mereka juga berinvestasi di Fortnite Epic Games, perusahaan pembayaran digital Klarna dan perusahaan produk rumah tangga The Honest Company.

Pada 2016, Kobe juga mendirikan Granity Studios, sebuah perusahaan media yang berfokus seputar olahraga. Melalui perusahaan ini, ia menulis naskah film pendek dengan judul Dear Basketball yang memenangkan Academy Award untuk film pendek animasi terbaik pada 2018. Granity Studios juga telah merilis satu set buku biografi tentang Bryant dengan judul The Mamba Mentality: How I Play.

Kobe Bryant pensiun dari olah raga basket pada 2016. Menurut Forbes, Kobe diperkirakan mempunyai kekayaan sekitar US$ 680 juta pada 2016 dari gajinya sebagai pebasket dan endorsment.

Kobe pernah tercatat sebagai pebasket dengan bayaran tertinggi dalam enam musim NBA dan menjadi bintang iklan untuk Nike, Hublot and Panini.

About the author

acnmedia

Media Online, Informasi Seputar Startup & Teknologi, Bisnis, Entrepreneur & Gaming

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks