Teknologi

Menjaga Performa Bisnis jadi Strategi Koinworks Untuk Mencapai Profit di Tengah Pandemi

ACN Media – KoinWorks, startup teknologi finansial peer-to-peer lending (fintech lending) meyakini pandemi Covid-19 tidak mempengaruhi proyeksi mendekati titik profitabilitas. Hal ini diungkapkan oleh CEO & Co-founder KoinWorks, Benedicto Haryono, dalam keterangannya pada Minggu (8/11/2020).

Baca juga: Bangun Ulang Reputasi dan Bersiap Comeback, Softbank Tengah Jajaki Kandidat Investasi Baru

Ben menjelaskan, walaupun beberapa rencana dan target mengalami penundaan, tapi KoinWorks juga melakukan penyesuaian strategi untuk menjaga kinerja dan performa bisnis untuk menjadi perusahaan yang lebih kuat setelah pandemi berakhir. Pandemi juga mengharuskan seluruh masyarakat untuk beradaptasi, tak terkecuali buat KoinWorks selaku platform Super Apps dan fintech lending. 

Tercatat hingga kini layanan P2P Lending di sektor produktif yang telah lahir sejak 2016, bertajuk KoinBisnis, masih menjadi penyumbang penghasilan terbesar bagi KoinWorks. Sepanjang tahun 2020 permintaan akan pembiayaan produktif melalui KoinBisnis dilakukan oleh lebih dari 30.000 pelaku UKM dengan akumulasi total penyaluran hingga Rp2,5 triliun.

Tingkat pinjaman bermasalah atau nonperforming loan (NPL) di KoinP2P sampai September juga masih terjaga di kisaran angka 1 persen sampai 1,14 persen, dan tingkat keberhasilan TKB90 di angka 97,09 persen.

Baca Juga :  Chevron Suntikan Modal Ke Startup Pengembang Fusi Nuklir

Adapun, dari sisi produk pengembangan asset, KoinWorks mencatat adanya sedikit pergeseran perilaku pengguna, ini terlihat dari pengguna yang lebih memilih melakukan diversifikasi aset kepada produk yang cenderung lebih aman dan stabil seperti emas, obligasi dan surat utang negara serta pemanfaatan pendanaan melalui fitur KoinRobo yang memiliki tingkat pengembalian hingga 100 persen selama periode 2020. 

Pendana yang melakukan diversifikasi ke lebih dari 100 pinjaman pada produk KoinP2P, diketahui masih menerima imbal hasil mulai dari 14 – 20 persen masih melirik beberapa lini produk yang tahun ini KoinWorks luncurkan, di antaranya tabungan emas KoinGold dan obligasi negara lewat KoinBond. Ben mengungkap hal ini terus menunjukan sentimen positif dalam hal kontribusinya pada pendapatan dan profitabilitas KoinWorks ke depannya.

Ben mengungkap pertumbuhan pengguna yang tertarik melakukan jual-beli emas online tumbuh hingga 178 persen dan pertumbuhan transaksi hingga 300 persen.

Baca juga: iSeller Mendapat Suntikan Pendanaan dari Mandiri Capital Indonesia dan Openspace Ventures

Baca Juga :  Pemerintah Terbitkan Aturan Penggunaan Skuter Listrik

Sementara itu, di KoinBond, dalam dua kali partisipasi perdana KoinWorks di periode penawaran surat utang & obligasi negara dari pemerintah, pengguna juga mulai melirik untuk melakukan pembelian di KoinBond dengan rata-rata pembelian Rp8 juta – Rp10 juta.

About the author

acnmedia

Media Online, Informasi Seputar Startup & Teknologi, Bisnis, Entrepreneur & Gaming

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks