Startup

Platform Jual Beli Aset Kripto, Pintu Dapatkan Pendanaan $ 6 Juta

ACN Media – PT Pintu Kemana Saja (Pintu), platform jual beli dan investasi aset kripto, memperoleh putaran pendanaan sebesar US$ 6 juta (sekitar Rp 85 Milyar). Pendanaan ini akan kelola menjadi pemasaran, perekrutan, dan pengembangan produk untuk menarik lebih banyak pendatang baru ke industri.

Baca juga: Lemonilo Dapatkan Pendanaan Seri B Dari Sequoia Capital

CEO dan founder Pintu, Jeth Soetoyo menuturkan, pasca Covid-19 adopsi aset kripto telah berkembang pesat seiring dengan peningkatan aktivitas perdagangan pengguna ritel. Apalagi, baru-baru ini, perusahaan besar seperti Tesla, Microstrategy, MassMutual, dan Twitter telah mengadopsi strategi perbendaharaan Bitcoin dengan menambahkannya ke neraca perusahaan.

Chief operating officer Pintu Andrew Adjiputro dilaporkan mencatat bahwa Pintu sedikit berbeda dari bursa crypto utama Indonesia, karena Pintu berfokus pada pasar massal untuk menjangkau sebagian besar pengguna crypto pemula.

Didirikan pada 2020 oleh Jeth Soetoyo, Pintu bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan kesulitan berinvestasi aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum, terutama bagi pemula dan orang awam.

Pintu merupakan aplikasi mobile pertama di Indonesia yang menawarkan kemudahan berinvestasi cryptocurrency melalui tampilan UI/UX, fitur keamanan, dan platform edukasi kripto bagi masyarakat yang baru pertama kali berinvestasi aset cryptocurrency.

Seperti diketahui, pada tahun 2018, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (Bappebti) di bawah Kementerian Perdagangan telah resmi membuat kebijakan bahwa Bitcoin dan aset crypto lainnya dapat diperdagangkan di Indonesia sebagai komoditas.

Baca juga: TaniHub Menutup Pendanaan Seri B Dengan Total US$ 65,5 Juta

Dukungan pemerintah telah menjadi magnet yang kuat bagi perkembangan aset crypto Indonesia. Saat ini, terdapat 13 perusahaan yang sudah memperoleh tanda daftar dari Bappebti sebagai calon pedagang fisik aset kripto. Perusahaan tersebut adalah PT Cripto Indonesia Berkat, Upbit Exchange Indonesia, PT Tiga Inti Utama, PT Indodax Nasional Indonesia, PT Pintu Kemana Saja, PT Zipmex Exchange Indonesia, PT Bursa Cripto Prima, PT Luno Indonesia Ltd, PT Rekeningku Dotcom Indonesia, PT Indonesia Digital Exchange, PT Cipta Coin Digital, PT Triniti Investama Berkat, dan PT Plutonext Digital Aset. [Lona Olavia]

Tags

About the author

Eric Kaeng

Founder and CEO of @asemcreativenetwork dan acnmedia.id, explore the latest tech, startups and business in South East Asia.

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks