Internasional

Platform Perdagangan Mata Uang Kripto, Bitpanda Kumpulkan Pendanaan US$ 263 Juta

Pendiri Bitpanda, Paul Klanschek dan Eric Demuth

ACN Media – Platform perdagangan mata uang kripto (cryptocurrency) Eropa, Bitpanda, mendapatkan pendanaan sebesar US$ 263 juta dalam putaran pendanaan terbarunya, yang membuat valuasi perusahaan bertambah menjadi US$ 4,1 miliar. Angka tersebut lebih dari tiga kali lipat valuasi Bitpanda senilai US$ 1,2 miliar dalam putaran pembiayaan terakhirnya lima bulan lalu.

Pendanaan ini dipimpin oleh Valar Ventures, perusahaan modal ventura yang didirikan bersama oleh miliarder teknologi Amerika Serikat, Peter Thiel. Ini adalah kali ketiga Valar investasi ke Bitpanda, sejak putaran pendanaan besar pertamanya diumumkan pada September tahun lalu.

Selain Valar Ventures, Manajer dana lindung nilai (hedge fund) sekaligus miliarder Inggris, Alan Howard dan REDO Ventures juga berinvestasi dalam putaran pendanaan tersebut, bersama dengan investor lain yakni LeadBlock Partners dan Jump Capital.

Mengenai Valar yg terus mendukung Bitpanda, CEO Bitpanda, Eric Demuth mengatakan, “Ketika Anda punya mitra yang memiliki hubungan dekat dengan Anda, dan mereka memiliki uang yang banyak, Anda tidak perlu melakukan seluruh presentasi. Valar ingin melipatgandakan, dan kami ingin tetap bersama mereka. Itu adalah proses yang cukup mudah,”

Bitpanda Didirikan pada 2014, adalah perusahaan pialang yang berbasis di Wina Austria, di mana orang-orang dapat membeli dan menjual mata uang kripto dan logam mulia. Perusahaan ini mulai melakukan uji layanan pada 2021 dengan membiarkan para pengguna melakukan perdagangan saham sepanjang waktu.

Salah satu cara Bitpanda terlihat berbeda dari para pesaing adalah dengan melisensikan teknologinya kepada perbankan dan perusahaan fintech. Namun, perusahaan menolak menyebutkan nama klien. Sebaliknya mereka mengatakan bahwa beberapa perusahaan besar sudah menerapkan sistem, dan dapat menawarkan perdagangan kripto serta saham dalam hitungan bulan.

Demuth berpendapat bahwa sejumlah perusahaan fintech mengumpulkan uang dengan valuasi tinggi dikarenakan promosi sensasional dan takut ketinggalan.

Bitpanda sendiri tidak memberikan rincian soal berapa banyak uang yang dihasilkannya setiap tahun, tetapi mengatakan bahwa pendapatannya berada di jalur peningkatan tujuh kali lipat pada 2021. Sebagai informasi, platform ini sekarang memiliki lebih dari 3 juta pengguna. Perusahaan tersebut juga hanya beroperasi di Eropa, di mana kantornya tersebar di Wina, Berlin, London, Paris, Barcelona, Milan dan Krakow.

Enable Notifications    OK No thanks