Startup

Qoala, Startup Insurtech Mengumumkan Perolehan Pendanaan Seri A Sebesar US$ 13,5 Juta

ACN Media, Jakarta – Qoala, startup teknologi asuransi (insurtech) mengumumkan perolehan pendanaan seri A sebesar US$ 13,5 juta atau sekitar Rp 209 miliar pada hari ini. Investasi ini dipimpin oleh Centauri Fund, perusahaan joint venture dari Kookmin Bank asal Korea Selatan dan Telkom Indonesia.

Beberapa investor baru juga terlibat dalam putaran pendanaan tersebut, seperti Sequoia India, Flourish Ventures, Kookmin Bank Investments, Mirae Asset Venture Investment dan Mirae Asset Sekuritas. Pemodal awal yakni Central Capital Ventura dari Bank Central Asia (BCA), MDI Ventures, Surge, MassMutual Ventures Southeast Asia, dan SeedPlus juga berpartisipasi.

Co-founder Qoala Tommy Martin mengatakan, pendanaan tersebut akan dipakai untuk berinvestasi di bidang teknologi, Sumber Daya Manusia (SDM) dan merek (brand) supaya dapat mendukung strategi perusahaan. Terlebih saat ini ada pandemi corona dan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), menurutnya inovasi di industri asuransi semakin dibutuhkan.

Baca Juga :  Telkom Adakan Program Inkubasi Startup, Siapkan Pendanaan 2 Miliar

Qoala bekerja sama dengan perusahaan asuransi untuk menyediakan layanan perlindungan yang mencakup risiko terjangkit Covid-19 untuk konsumen, serta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. “Meskipun sebagian besar masyarakat telah dilindungi oleh BPJS, produk asuransi ini akan memberikan manfaat tambahan di luar yang ditanggung pemerintah,” kata Tommy.

Founder dan CEO Qoala, Harshet Lunani mengatakan, pendanaan tersebut membuatnya semakin optimistis untuk mengajak lebih banyak masyarakat menggunakan layanan asuransi. “Dan mempermudah akses asuransi bagi semua orang,” ujar dia.

Dalam setahun, Qoala telah memproses lebih dari 2 juta polis per bulan. Jumlahnya melonjak dari 7.000 polis per bulan pada Maret 2019. Perusahaan juga memperluas layanannya mencakup lima industri inti yaitu pariwisata, teknologi finansial (fintech), ritel, logistik, dan kesehatan karyawan.

Baca Juga :  Ini Penyebab Investasi Startup di Indonesia Makin Marak

Managing Partner Centauri Fund Kenneth Li mengatakan, perusahaan yakin pada inovasi yang ditawarkan Qoala. Selain itu, pertumbuhan kelas menengah Indonesia dinilai potensial dan kebutuhan asuransi diperkirakan meningkat. “Qoala merupakan jawaban dari tantangan inovasi asuransi ini. Itulah alasan utama kami memimpin putaran Seri A melalui Centauri Fund sebagai investasi pertama kami,” kata Li dalam siaran pers

Tags

About the author

acnmedia

Media Online, Informasi Seputar Startup & Teknologi, Bisnis, Entrepreneur & Gaming

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks