Startup

Startup Ecommerce Ula Umumkan Pendanaan US$ 20 Juta dari Quona Capital

Ki-ka: Riky Tenggara, Derry Sakti, Nipun Mehra dan Alan Wong

ACN Media – Startup ecommerce, Ula mengumumkan perolehan pendanaan Seri A senilai US$ 20 juta atau sekitar Rp290 miliar. Pendanaan ini dipimpin oleh Quona Capital, salah satu investor utama dalam putaran pendanaan awal Ula, bersama B Capital Group.

Baca juga: 7 Startup Lolos Akslerator EduSpaze Cohort Kedua, Binar Academy Wakil dari Indonesia

Ikut juga dalam pendanaan adalah Lightspeed India dan Sequoia Capital India yang merupakan investor sebelumnya berpartisipasi dalam pendanaan kali ini.  

Dana segar ini rencananya akan digunakan perusahaan untuk memaksimalkan rencana ekspansi Ula ke depan, untuk pengembangan  produk dan layanan, serta  peluncuran kategori produk baru.

Saat ini Ula berfokus pada produk kebutuhan harian konsumen, barang-barang yang termasuk dalam FMCG dan kebutuhan pokok, seperti beras — barang yang penting untuk setiap rumah tangga di Indonesia.  

Dukungan terhadap toko-toko tersebut sangatlah penting selama masa pandemi berlangsung terutama karena jumlah pendapatan mereka tidak pasti.

Dampak yang dihasilkan Ula terlihat dalam berbagai aspek, dengan adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kmnsumen mendapatkan layanan pengiriman langsung ke toko yang dapat mengurangi kebutuhan peritel untuk pergi ke pasar lokal yang ramai untuk mencari stok barang.

Co-Founder dan CEO Ula, Nipun Mehra mengatakan, Ula berdiri di atas satu tujuan yang sama, dimana mereka ingin menyelesaikan permasalahan di dalam industri, yaitu dengan menghadirkan pendekatan yang mengutamakan peritel.

Didirikan pada Januari 2020 dengan tim yang berada di Indonesia, India, dan Singapura, sampai saat ini Ula telah melayani lebih dari 20,000 toko yang mayoritas berlokasi di Jawa Timur. Saat ini Ula telah memiliki tim yang tersebar di Indonesia, India dan Singapura.

Baca juga: Credibook Dapatkan Pendanaan Seri A US$ 1.5 Juta

Ula Menawarkan  kemudahan bertransaksi melalui teknologi dan layanan yang tersedia di aplikasi Ula bertujuan untuk mendigitalisasi struktur rantai pasok, memudahkan pengelolaan stok, dan manajemen keuangan untuk UMKM. 

About the author

acnmedia

Media Online, Informasi Seputar Startup & Teknologi, Bisnis, Entrepreneur & Gaming

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks