Startup

Tahun 2020 Warung Pintar Targetkan Gandeng 50.000 Warung

ACN Media, Jakarta – Warung Pintar menargetkan dapat menggandeng 50.000 warung pada 2020 mendatang, jumlah ini naik 10 kali lipat dibanding pencapaian kemitraan Warung Pintar saat ini yang hampir mencapai 5.000 warung.

“Target kita ingin punya 50.000 warung. Tahun ini hampir 5.000,” kata Co-Founder dan VP Smart Distribution Warung Pintar Christian Winata, Kamis (19/12).

Warung Pintar terus melakukan aksi jemput bola untuk menjaring warung-warung agar masuk dalam ekosistemnya. Pemilik warung saat ini masih menerapkan pola bisnis offline. Padahal transformasi warung tradisional ke digital telah memengaruhi pendapatan warung, terbukti setidaknya ada kenaikan rata-rata 21% setiap bulan. 

“Ketika ada fitur baru, kita selalu berikan edukasi kepada mitra. Tantangannya sangat tinggi karena literasi digital rendah,” imbuhnya.

Christian menambahkan, penetapan target yang tinggi itu dilakukan bersamaan dengan ekspansi ke kota lain. Ia mengakui, selama ini penyebaran Warung Pintar baru menjangkau sekitar Jabodetabek saja. Namun, ekspansi ke kota lain bakal bermula di Provinsi Jawa Timur. 

“Berdasarkan registrasi, kita lihat di kota lain antusiasnya sudah tinggi. Sumatra dan Sulawesi sudah ada beberapa warung pintar. Kita tinggal tunggu waktu untuk bisa masuk ke kota-kota itu,” tambahnya.

Dia menargetkan ada tambahan 10 kota di Pulau Sumatra, Jawa, dan Sulawesi pada tahun depan. Pemilihan kota dalam ekspansi ini bergantung pada kesiapan infrastruktur kota tersebut dan antusiasme masyarakat.  

Christian meyakini pelayanan terbaik bagi mitra juragan akan membuat ekspansi berhasil. Disamping meningkatkan kualitas produk-produk teknologi, Warung Pintar juga memberikan pinjaman modal ke mitra-mitra juragan. Tak ada patokan pasti untuk besaran modal, sebab nilai yang diberikan bergantung pada karakteristik warung dan kondisi demografi di sekitarnya.

Adapun syarat untuk menjadi juragan Warung Pintar adalah melakukan registrasi melalui website. Jika sudah bergabung, juragan otomatis masuk dalam eksosistem digital Warung Pintar. “Dari situ ada teknologi yang bisa merekam kebiasaan belanja di warung jadi kita bisa rekomendasikan ke juragan produk apa saja sebaiknya yang dijual,” tambahnya.

Seri B

Christian mengaku Warung Pintar sejauh ini sudah mendapatkan pendanaan hingga seri B. Namun, ia enggan membuka dari mana sumber pendanaan dan berapa besar jumlahnya. Namun, ia tidak menutup kemungkinan pihaknya akan segera membuka pendanaan seri C di tahun-tahun mendatang. 

“Kalau dapat pendanaan kita fokus ke pengembangan produk. Untuk melakukan ekspansi kita harus pastikan produk yang ditawarkan sudah matang,” ujarnya.

Dia menilai dengan teknologi digital rantai distribusi warung menjadi lebih efisien. Pasalnya, Warung Pintar mempunyai gudang-gudang di beberapa hub daerah. Pemesanan barang ini dilakukan melalui Juragan App dan diantar sampai ke warung. 

About the author

acnmedia

Media Online, Informasi Seputar Startup & Teknologi, Bisnis, Entrepreneur & Gaming

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks