Startup

TaniHub Menutup Pendanaan Seri B Dengan Total US$ 65,5 Juta

ACN Media – TaniHub Group menutup putaran pendanaan Seri B senilai US$ 65,5 juta, yang dipimpin oleh MDI Ventures. Investor baru dan lama, termasuk Add Ventures, BRI Ventures, Flourish Ventures, Intudo Ventures, Openspace Ventures, Tenaya Capital, UOB Venture Management, Telkomsel Mitra Inovasi, dan Vertex Ventures, juga bergabung dalam putaran pendanaan tersebut.

Baca juga: BukuKas Kumpulkan Pendanaan Seri B Sebesar US$ 50 Juta

Perusahaan akan menggunakan dana segar tersebut untuk memperluas bisnis dengan meningkatkan fasilitas pengumpulan dan pemrosesan panen sekaligus meningkatkan ekspor untuk barang-barang pertanian Indonesia. Dalam keterangan persnya, TaniHub mengatakan inisiatif ini akan meningkatkan akses petani lokal ke pasar domestik dan internasional.

Pamitra Wineka, CEO TaniHub Group, mengatakan TaniHub Group bercita-cita untuk mempersempit kesenjangan antara harga yang diterima 40 juta petani kecil di Indonesia untuk produk mereka dan harga yang dibayar konsumen untuk makanan yang sama.

“Dengan dukungan investor dan mitra kami, kami berencana untuk memperkuat kehadiran kami di setiap wilayah negara untuk memastikan kedekatan dengan petani dan masyarakat. Kami akan berupaya membantu meningkatkan daya saing sektor pertanian Indonesia dan membuat perubahan dalam kehidupan mitra petani kami di seluruh negeri, ”tambahnya.

Grup ini bekerja sama dengan pemerintah, termasuk Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Koperasi dan UKM, untuk meningkatkan ekspor hasil pertanian lokal dan meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar global.

TaniHub adalah platform e-commerce, yang bertujuan untuk mempersempit rantai pasokan dengan memberikan petani akses langsung ke pembeli yang lebih luas, terutama usaha kecil, restoran, katering, pedagang kaki lima, warung, penjual buah dan sayuran, dan rumah tangga.

TaniSupply adalah platform logistik, yang mengoperasikan enam fasilitas pergudangan dan pemrosesan di seluruh negeri. Melalui rantai pasokan yang lebih pendek dan penanganan produk yang lebih baik, TaniSupply meningkatkan daya tahan produk dan mengurangi pemborosan makanan dan jejak karbon.

TaniFund adalah platform fintech tertanamnya. Ini menggunakan penilaian kredit berbasis data untuk memungkinkan petani di jaringan TaniHub meminjam uang untuk mendanai budidaya — dan melunasi pinjaman mereka setelah produk mereka dijual melalui platform.

Grup tersebut mengklaim pendapatan kotornya tumbuh lebih dari 600 persen tahun-ke-tahun pada tahun 2020, karena secara strategis menyesuaikan dengan dinamika pasar yang bergeser untuk memenuhi permintaan konsumen yang meningkat akan produk segar dan berkualitas tinggi selama krisis COVID-19.

Baca juga: Meraih Pendanaan Rp 818 Miliar Social Bella Akan Dorong Pertumbuhan Di Asia Tenggara

Bersama-sama, TaniHub Group telah memberikan dukungan yang kuat kepada para petani untuk mengatasi pandemi dengan menciptakan pasar baru untuk produk mereka dan berdampak positif bagi masyarakat pedesaan sebagai mitra tepercaya bagi para petani.

Tags

About the author

acnmedia

Media Online, Informasi Seputar Startup & Teknologi, Bisnis, Entrepreneur & Gaming

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks