Bisnis

Tiket.com Rencana IPO Akan Merger Dengan Special Purpose Acquisition Company

ACN Media – Tiket.com, perusahaan layanan penyedia tiket perjalanan dan penginapan online,  berencana melakukan merger atau penggabungan usaha dengan Special Purpose Acquisition Company (SPAC). Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk melantai di bursa saham.

Baca juga: Bukalapak Akuisisi Startup Ecommerce Itemku

Tiket.com saat ini tengah melakukan pembicaraan dengan Cova Acquisition Corp salah satu SPAC, sedangkan Goldman Sachs Group bertindak sebagai penasihat dalam merger. Dari rencana merger ini Tiket.com berpotensi menghasilkan valuasi sekitar US$ 2 miliar.

COVA Acquisition merupakan SPAC berada di bawah kendali Crescent Cove Advisors LP. Perusahan investasi asal San Francisco ini didirikan oleh Jun Hong Heng, yang memiliki rekam jejak investasi pada perusahaan media dan telekomunikasi.

Salah satu direktur Cova Acquisition adalah Pandu Sjahrir, yang merupakan komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI). Selain Pandu, Direktur Utama PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek Alvin Widarta Sariaatmadja juga menduduki jabatan sebagai dewan direksi COVA Acquisition.

Menurut sumber Bloomberg, negosiasi antara kedua perusahaan belum mencapai final dan diskusi tersebut masih mungkin tidak menghasilkan kesepakatan apapun.

Tiket.com didirikan pada tahun 2011, kemudian pada 2017 Grup Djarum mengakuisisi Tiket.com dan menempatkannya di bawah kepemimpinan George Hendrata yang sebelumnya adalah direktur pengembangan bisnis dan diversifikasi Djarum.

Saat ini, Tiket.com memiliki jaringan lebih dari 90 maskapai penerbangan, 2,8 juta hotel dan penginapan, dan lebih dari 400 mitra korporasi. Pada kuartal I-2021, penjualan tiket pesawat dan booking hotel Tiket.com meningkat lebih dari 300% dibandingkan kuartal I-2020, meski bisnis pariwisata masih terpukul oleh pandemic Covid-19.

Aksi merger dengan SPAC yang dilakukan Tiket.com ini menambah deretan perusahaan rintisan yang sebelumnya juga menjajaki hal serupa sebelum melakukan IPO. Sebelumnya, perusahaan pesaing Tiket.com, Traveloka juga melakukan pembicaraan lanjutan untuk go public melalui merger dengan Bridgetown Holdings Ltd., sebuah perusahaan cangkang yang didukung oleh miliarder Richard Li dan Peter Thiel.

Baca juga: Resmi Merger Gojek Dan Tokopedia Kini Bernama GoTo

Selain itu, Grab Holdings telah mengumumkan merger pada 14 April dengan perusahaan cangkang Altimeter Growth Corp untuk go public di AS pada Juli 2021.

About the author

acnmedia

Media Online, Informasi Seputar Startup & Teknologi, Bisnis, Entrepreneur & Gaming

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks