Startup

Xurya Startup Bidang Penyedia Listrik Dapatkan Pendanaan Dari Schneider Electric

ACN Media – Xurya, startup penyedia listrik tenaga surya terintegrasi, memdapatkan investasi dari Schneider Electric melalui Schneider Electric Energy Access. Turut berpartisipasi dalam pendanaan awal ini yaitu New Energy Nexus Indonesia 1 dan Crevisse Partners. Tidak diungkapkan berapa besar total pendanaan ini.

Baca juga: Gredu Kumpulkan Pendanaan Seri A Sebesar Rp 58 Miliar

Sebelum mendapat investasi dari Schneider Electric, Xurya pernah memperoleh pendanaan Seed Round yang pertama pada 2018 saat pertama kali berdiri dari investor dan juga besarnya pendanaan yang tak diungkapkan.  Kemudian Seed Round kedua diperoleh pada September 2020 dari Clime Capital dengan besaran juga tak diungkapkan.

Xurya merupakan startup energi terbarukan (cleantech) yang mempelopori metode zero investment untuk beralih ke solar panel (PLTS Atap) bagi bangunan komersial dan industri (C&I) di Indonesia.

Hingga saat ini, Xurya telah mengelola portofolio 40 lebih situs yang sudah selesai atau sedang dibangun dari berbagai industri, seperti cold storage, perusahaan logistik global, pusat perbelanjaan, kawasan industri, perusahaan beton, industri cat, perusahaan tekstil, dan perusahaan besar lainnya yang berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan. Termasuk ecommerce Tokopedia.

Xurya juga telah bekerja sama dengan sejumlah mitra EPC terpilih untuk pembangunan aset tenaga surya, memperkuat ekosistem pengembangan tenaga surya di Indonesia, dan menciptakan peluang bisnis baru.

Eka Himawan, Managing Director Xurya Daya Indonesia mengatakan, “Kami menyambut baik kolaborasi ketiga investor tersebut melakukan investasi kepada Xurya dalam mempercepat penggunaan energi bersih melalui instalasi PLTS Atap di seluruh Indonesia dan mendukung tercapainya tujuan Pembangunan Berkelanjutan 7 (SDGs), serta berkontribusi untuk meningkatkan pangsa energi terbarukan dalam bauran energi global,”.

President of Schneider Electric Energy Access, Gilles Vermot Desroches mengatakan bahwa pihaknya meyakini Xurya akan memainkan peranan penting dalam mendorong adopsi listrik tenaga surya di sektor komersial.

Dengan pendanaan terbaru ini, nantinya Xurya akan menggunakan untuk memperluas jangkauan akses green financing untuk instalasi PLTS Atap, guna mempercepat implementasi energi baru terbarukan di Indonesia.

Baca juga: Bukalapak Jadi Perusahaan Teknologi Pertama Yang Tercatat Di Bursa Efek Indonesia

Startup Xurya didirikan 2018 oleh Eka Himawan dan rekannya. Xurya didirikan untuk menjadi penyedia solusi energi bersih yang mengelola pengembangan solusi listrik tenaga surya terintegrasi mencakup pengadaan, engineering, pembiayaan, instalasi, dan monitoring.

Tags

About the author

Eric Kaeng

Founder and CEO of @asemcreativenetwork dan acnmedia.id, explore the latest tech, startups and business in South East Asia.

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks