Teknologi

YouTube Premium, Layanan Berbayar Bebas Iklan Hadir Di Indonesia

ACN Media, Jakarta – Google merilis layanan YouTube Premium di aplikasi YouTube versi Indonesia. YouTube Premium merupakan layanan berbayar YouTube dan dibanderol dengan harga Rp. 59.000 / bulan.

YouTube Premium juga dibawa ke Indonesia bersamaan dengan Youtube Music. YouTube Premium merupakan layanan streaming video seperti aplikasi Youtube yang selama ini kita kenal. Bedanya, Youtube Premium merupakan layanan berbayar.

Untuk periode awal, YouTube memberikan fasilitas Premium gratis selama 3 bulan pertama. Namun Anda mesti tetap memasukkan detail informasi kartu kredit atau debit yang ingin digunakan. Jika tidak memiliki kartu kredit atau debit, YouTube Music menyediakan metode pembayaran lain melalui potong pulsa operator seluler.

Youtube Premium memiliki dukungan pemutaran di background. Dukungan ini akan berguna bagi pelanggan yang multi-tasking. Di YouTube Premium, video akan tetap diputar walau Anda sudah keluar dari aplikasi YouTube. Lain halnya dengan di Youtube reguler dimana video akan berhenti terputus ketika aplikasi ditutup.

Jutaan konten tersedia di Youtube. Namun tentunya kita tak bisa selalu menontonnya di saat yang sama. Di Youtube Premium, pengguna bisa mengunduh offline konten yang tersedia. Dukungan ini bisa dimanfaatkan pengguna ketika terhubung ke wifi untuk mengunduh video favorit dan memutarnya di kesempatan lain.

Pengguna YouTube Premium bisa menonton video YouTube bebas iklan, meski video tersebut dibuat oleh para konten kreator. Diketahui, iklan sendiri merupakan sumber penghasilan para YouTuber. Lantas, bagaimana nasib para YouTuber ini jika pengguna YouTube Premium menonton konten unggahan mereka yang tadinya dipenuhi iklan?

“Kami memastikan bahwa orang yang telah menyediakan konten yang ditonton di YouTube dan YouTube Music dibayar, entah dari sumber iklan maupun sumber subscription,” ujar Brandon lewat video conference di kantor Google di Jakarta.

Dengan kata lain, para konten kreator ini tak perlu khawatir akan kehilangan pendapatannya jika beberapa dari subscriber mereka ternyata berlangganan YouTube Premium.

YouTube memastikan bakal memberikan porsi pendapatan yang seimbang kepada para konten kreator. “Kami memastikan bahwa konten kreator mendapatkan reward yang seimbang,” kata Communications Manager Google Indonesia, Feliciana Wienathan pada kesempatan yang sama. 

“Jadi ada namanya (pendapatan) ads berdasarkan dari iklan, dan sekarang dengan launching Youtube Premium, ada (pendapatan) subscription. Jadi ada dua model income,” ujarnya.

About the author

acnmedia

Media Online, Informasi Seputar Startup & Teknologi, Bisnis, Entrepreneur & Gaming

Add Comment

Click here to post a comment

Enable Notifications    OK No thanks